Kamis, 01 Desember 2011

Pengaruh Budaya Asing terhadap Perilaku Masyarakat

TEMA : Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

    pada umumnya masyarakat diperkotaan sudah banyak yang terpangaruh oleh dampak westernisasi dari budaya barat/asing , mereka jadi melupakan budaya daerahnya sendiri dan menyukai budaya asing. hal ini membawa pengaruh  negatif seperti :
#model berpakaian minim seperti orang-orang barat, 
#gaya rambut dicat, 
#memberikan gambar tato dibadan,
#menyukai musik barat, 
#menonton film barat yang tidak layak ditonton, 
#penyalahgunaan internet, 
#melakukan hubungan seksual secara bebas. 


namun disisi lain pengaruh positif juga masih ada seperti di negara-negara maju  perlu kita ikuti yaitu budaya disiplin, budaya tertib saat antri , budaya tidak merokok di tempat umum, dan budaya sportif. 
    pengaruh negatif budaya asing juga membawa dampak pada perubahan norma berperilaku jadi kurang baik seperti halnya dalam bertegur sapa dengan orang lain sudah jarang mereka lebih suka budaya cuek bebek dan cenderung individualistis seperti gaya-gaya orang barat, hal ini sungguh tidak sesui dengan budaya timur kita. 
kita harus mengikuti dampak positif dari budaya asing tersebut bukan malah dampak negatifnya yang hanya merugikan diri kita sendiri maupun negara. 
satu lagi yang menjadi penyebab semakin meluasnya budaya barat ini dikarenakan masyarakat dinegara kita suka budaya  "ikut-ikutan" ,  namun sangat baik jika budaya " ikut-ikutan" itu ke arah yang positif .


akibatnya ada beberapa budaya Indonesia yang hilang dan perlu kita ketahui dan juga disadari , antara lain :

1. Cium Tangan Pada Orang Tua
Biasanya sih dibilang “salim“, bila di semasa saya hal ini merupakan kewajiban anak kepada orang tua disaat ingin pergi ke sekolah atau berpamitan ke tempat lain. Sebenarnya hal ini penting loh, selain menanamkan rasa cinta kita sama ortu, cium tangan itu sebagai tanda hormat dan terima kasih kita sama mereka, sudahkah kalian mencium tangan orang tua hari ini?
2. Penggunaan tangan kanan
Bila di luar negeri sih, saya rasa gak masalah dengan penggunaan tangan baik kanan ataupun kiri, tapi hal ini bukanlah budaya kita. Budaya kita mengajarkan untuk berjabat tangan, memberikan barang, ataupun makan menggunakan tangan kanan.  (kecuali memang di anugerahi kebiasaan kidal sejak lahir).
3. Senyum dan Sapa
Ini sih Indonesia banget! Dulu citra bangsa kita identik dengan ramah tamah dan murah senyum. So, jangan sampai hilang, ya! Ga ada ruginya juga kita ngelakuin hal ini, toh juga bermanfaat bagi kita sendiri. Karena senyum itu ibadah dan sapa itu menambah keakraban dengan sekitar kita.
4. Musyawarah
Satu lagi budaya yang udah jarang ditemuin khususnya di kota-kota besar semisal Jakarta. Kebanyakan penduduk di kota besar hanya mementingkan egonya masing-masing, pamer inilah itulah, mau jadi pemimpin kelompok ini itu dan bahkan suka main hakim sendiri. Tapi coba kita melihat desa-desa yang masih menggunakan budaya ini mereka hidup tentram dan saling percaya, ga ada yang namanya saling sikut dan menjatuhkan, semua perbedaan di usahakan secara musyawarah dan mufakat. Jadi sebaiknya Anda yang ‘masih’ merasa muda harus melestarikan budaya ini demi keberlangsungan negara Indonesia yang tentram dan cinta damai.
Dan budaya yang terakhir,..
5. Gotong Royong
Itu bukan urusan gue!“, “emang gue pikiran“, Whats up bro? Ada apa dengan kalian? Hayoolah kita sebagai generasi muda mulai menimbulkan lagi rasa simpati dengan membantu seksama, karena dengan kebiasaann seperti inilah bangsa kita bisa merdeka saat masa penjajahan, ga ada tuh perasaan curiga, dan dulu persatuan kita kuat

1 komentar: